11/11/12

Juwita Hati #17 [TAMAT]



#######

Thanks for Everything…

#######


Petang hari dibawah langit Bali, Bre tampak segar dan terlihat ganteng meskipun cuma berbalutkan T-shirt bergambar wajahnya Slash. Dari penginapannya, cowok penghobi musik cadas itu sudah siap berangkat menuju ke tempat kost Manda untuk menjemput Keysha.

“BRUUMMM.. BRUUMMM!! NGEEEENGGG.....”


Sesampainya di sana, Bre menunggu ceweknya beberapa saat di beranda depan kost yang banyak ditumbuhi tanaman sehingga terlihat asri dan menyejukkan pandangan mata.


“Haii..”


Bre yang masih asyik mengedarkan pandangan matanya di sekeliling beranda kost itu pun segera menengokkan wajah kearah suara yang menyapa dirinya.

Sempat terpesona beberapa detik. Tak berkedip dengan bibir sedikit melongo. Penampilan dan style Keysha petang ini memang benar-benar memikat. Cantik, anggun, dan seksi, tapi dengan wajah yang sedikit memerah.


Kekasih Brian itu mengenakan gaun panjang terusan dengan belahan yang nakal, karena agak tinggi di bagian tungkai batang pahanya yang sebelah kanan.

Saat Keysha melangkahkan kakinya yang panjang itu, batang paha kanannya yang putih bersih kelihatan dengan jelas dan detail. Bahkan, ketika Keysha menapakkan kakinya sedikit melebar maka bagian dalam paha sebelah kiri juga tampak samar-samar mengintip dari belahan gaunnya. Juga berkulit putih dan mulus bersih seperti halnya paha kanannya. Hmm.. Betapa cantik karunia Tuhan yang diberikan kepada Brian.


"Suit.. Suiittt!! Cantik banget nih Little Angel gue. Hehehee..” siulan usil dari mulut Bre bagaikan kenek angkot jurusan kampung rambutan.



Keysha tersenyum senang mendengar seloroh dari pujaan hatinya yang mengandung pujian itu. Seakan ingin menunjukan keelokan yang lebih dari dirinya, gadis cantik itu segera memutarkan tubuh bak seorang balerina profesional.


Sungguh, kali ini pemandangan yang Bre saksikan jauh lebih mempesona, karena ternyata oh ternyata, Backless. Punggungnya terbuka lebar sampai ke bagian bawah dengan model huruf V.



Bre sangat yakin kalau ceweknya itu pasti tidak mengenakan pembungkus daging buah dada a.k.a bra. Karena jikalau memakai bra, maka akan terlihat aneh mengingat gaun panjang terusan yang dipakainya itu memang sengaja dibuat untuk mempertontonkan punggung pemakainya


“Melototnya udah dulu, Beib. Dilanjut ntar aja. Yuuk berangkat..” ucap Keysha sambil senyam-senyum sehingga raut wajah putihnya semakin memerah.

“Hehehee.. Yuuk..”


#######


Bak pangeran ganteng dan putri cinderella, Bre dengan mesra merangkul pinggang ramping Keysha yang berlekuk bak biola dari andalusia, berjalan kearah mobil.

Begitu sudah berada didalam mobil, Brian pun dengan berani mengecup bibir Keysha sang Juwita Hati, yang merah merekah dan tampak basah itu.


“Iiih nakal, main serobot aja nih..” protes Keysha tapi tetep mempersilahkan cowok ganteng itu nge-kiss bibirnya.

Kulit mulus punggungnya yang terbuka pun langsung dibelai lembut oleh Bre dengan tarian jemari tangannya.


“I Love Youu, Sweety.” bisik mesra Brian didekat telinga gadis cantik itu dan kemudian memeluknya erat, hanya untuk memastikan apakah Keysha mengenakan bra atau tidak.

Dan ternyata dugaan Bre tepat sekali, karena saat dada yang membusung indah berbalut gaun itu di tekan erat ke arah dadanya, langsung terasa gumpalan daging buah payudara ranum yang kenyal tanpa terlindungi bra.


Denyut kontie dan jantung cowok cool itu langsung berdetak serempak kompak bersamaan, bagai irama orkestra arahan Erwin Gutawa.

“Love You Too.. Cari-cari kesempatan yaah..” ledek Keysha karena mengetahui akal bulus cowoknya itu.


“Hahaa..” Brian hanya tertawa mendengar ucapan Keysha.

Laju dan melajulah mobil itu menuju hotel tempat Brian menginap. Entah sengaja atau tidak, tangan Keysha diparkirkannya dengan mesra melingkar di pinggang Bre, sehingga tokednya yang ranum membusung indah sebelah kanan itu menempel erat.


“Kok bisa tampil wah kaya gini, Sha? Gila cakep banget banget.” tanya Bre dengan melirikkan pandangan mata menyusup di belahan dada Keysha dan mencoba untuk mencari di mana sepasang puting yang kata Manda berwarna pink itu berada.

“Jelaslah, Beib, Keysha gitu looh. Hihihiii.. Ngg.. Manda yang ngarahinnya dan ternyata hasilnya perfect..” jelas Keysha bangga.


“Kamu juga tampil ganteng kok, Beib. Meski cuma pake T-shirt doang. Tetep mempertahankan jati diri nih ceritanya??”

“Yooa, Sha. Brian gituu looh!!”


“Yeew, ikut-ikutan!! Ii..iiihh!” cubitan Keysha pun langsung mendarat di pinggang Bre.

“Auuww!! Sakit tau!!” jawab Bre sambil meringis.


“Biarin. Weekzz!!” sahut Keysha mantap.

“Ehh btw, tadi waktu di kost kok wajah lu merah emang kenapa, Sha?” tanya Bre tiba-tiba.


“Ngg.. Eeh.. Mmm.. Anu.. Ntar aja deh Keysha ceritain sekalian makan malam..” ujar cewek Brian tampak gugup-gugup gimanaaa gituuu.

“Iyaa deh, Sha..”


#######


Akhirnya, hotel tempat menginap Bre sudah kelihatan dan dia segera mencari tempat parkir. Saat turun dari mobil dan ketika berjalan memasuki ke dalam restoran hotel itu, Keysha langsung melingkarkan tangan kanannya ke pinggang Bre. Erat. Seakan mengatakan, bahwa cowok ganteng yang sedang dipeluk ini adalah miliknya seorang.

Mereka berdua memilih tempat yang paling ujung dideket pohon kelapa karena memang restaurant hotel ini menawarkan dua space bagi para tamu, yaitu indoor maupun outdoor. Keysha duduk di sebelah kiri Bre. Tampak begitu manja bergelendotan dilengan kokoh Brian. Mesraa Booo’...


Ketika makan, Keysha pun selalu merapatkan tubuhnya kearah Bre. Seakan takut terlepas.

“Gue bener-bener bahagia banget, Sha. Fyuuh.. Pada akhirnya bisa pacaran sama cewek cantik yang membutakan mata.. Hehee.” ucap Bre seraya mengusap-usap kulit lembut punggung Keysha yang terbuka. Uughh mulus bangeeettt...


“Aah bisa aja kamu, Beib. Keysha juga bahagia banget kok bisa punya pacar kaya Brian Kusuma Wardhana. Mmphh..” kata Keysha disertai lenguhan tertahan yang keluar dari bibir merah basahnya, ketika merasakan usapan lembut Bre yang dirasakannya begitu sensual mengelus setiap kulit punggungnya yang terbuka lebar. Bulu kuduk disekitar tangan dan leher belakang nya pun meremang.

“Eeh, emang tadi kenapa wajahnya kok merah??” ulang pertanyaan dari Bre sambil terus mengusapkan pelaan telapak tangannya semakin kebawah hingga dia bisa merasakan karet celana dalam yang dipake Keysha.


“Ga’ ahh malu. Eengghhh..” jawab Keysha kembali dengan lenguhannya.

“Kenapa malu, sayang? Hmm..?” tanya Bre berbisik dan kali ini merayapkan tangannya perlahaaan kearah pingggang samping dari tubuh Keysha.


“Ngg.. Tadi.. Mm.. Tadii Keysha nge-gap-in Manda sedang eM eL sama cowoknyaa.. Aakhh! uughh!” ucap kekasih Brian terbata-bata karena merasakan sensasi dari rabaan telapak tangan Bre.

“Hot ga Sha, mainnya..?” bisik Bre berusaha terus membangunkan gairah gadis cantik yang sekarang terlihat mengerenyitkan kening dan sedikit menggigiti bibir merahnya sendiri.


“Iii.iyaa.. Hot bang.ngetshh.. Aaghhh!! Ouughh! Beib..” sahut Keysha cepat, kali ini sedikit dengan pekik kecil, karena dirasakannya jari Bre menyusup lewat bawah ketiaknya dan langsung meremas serta mengurut lembut buah payudaranya yang sebelah kiri.

“Lu horny dong, Shaa? Pasti Manda mengerang-erang penuh nikmat gitu. Iyaa??” Bisikan iblis dari mulut Bre terus menerus membombardir hati, jiwa, dan perasaan Keysha.


“Iii.iiyaaa.. Sshhh! Umpphhff!! Beeiiibhhh!” jawab Keysha mendesah penuh dengan rasa nikmat karena sekarang ini puting mungil dengan hiasan warna merah itu sudah kena pilin oleh jari jempol dan telunjuk Bre.

Ketika masih menikmati rangsangan yang membelai tubuhnya, tiba-tiba Brian menghentikan semua kegiatannya secara mendadak. Sehingga Keysha pun terlihat tampak tanggung.


“Kok berhenti..?” tanya gadis cantik itu protes.

Ekspresi kecewa segera terlukis diwajahnya yang semakin memerah dibakar gairah. Tak-tik yang dijalankan Bre memang jempolan, karena terbukti Keysha pun langsung bereaksi keras.


#######


“Give me your room key, and come with me..” ucap Keysha sembari menatap wajah ganteng cowoknya dengan mata manja bergairah.

“Eeeh.. Jangan main tarik gitu dong, jatuh neeh..” kata Bre kaget dan terhuyung kehilangan keseimbangan.


“Aaaahh berisik. Emang enak jatoh? Weekzz!!” jawab Keysha sambil meleletkan lidah lancip yang tentunya akan sangat menjanjikan kenikmatan jikalau terkuas olehnya.

Lengan Bre pun ditariknya lagi. Kali ini dengan tak sabar dan sedikit tergesa. Sahabat Karebet itu diajak Keysha berjalan menyusuri koridor hotel, dimana mereka akan melewati malam bersama.


Seakan-akan jarak tempuhnya terasa jauh, langkah kaki mereka berdua semakin bergerak lincah dan cepat dengan rpm tinggi. Brian dan Keysha, sepasang kekasih yang sedang dimabuk indahnya asmara berhenti didepan sebuah pintu kamar, membukanya dan kemudian memasuki kamar dengan single bed yang besar. Harum dan tampak lux interior dalam kamar tersebut, meski bergaya traditional classic.

“Ga usah dinyalain aja lampunya, Sha. Silau. Pake lampu tidur aja juga dah terang kok.” saran cowok berambut dreadlock rasta yang juga seorang guitar-whiz itu kepada Keysha, Sang kekasih.


Ada sedikit keragu-raguan didalam hati Bre. Deg-degan dan merasa gimana gitu cuma berdua dengan Keysha.

Keysha tersenyum manis mendengar saran permintaan Brian.


“Biar lebih romantis gitu yaa, Beib? Emang nya mau ngapain sih? Hihihihiii..” goda Keysha nakal sembari mengerlingkan mata dengan genit.

Brian cuma garuk-garuk kepala seperti biasanya. Wajah gantengnya terlihat memerah malu mendengar canda Keysha. Aseemm, Sang DonJuan dibuat mati gaya.


Keysha membatalkan niat untuk menyalakan lampu kamar hotel. Tak berapa lama, Bre sudah di tarik lembut ke arah ranjang empuk. Korden kamar masih belum tertutup dan tetap dibiarkan terbuka, sehingga pancaran sinar cahaya lampu dan sinar bulan yang memancar dari luar kamar atau dari kebun bunga masih bisa menerangi suasana didalam walaupun temaram.

Bre terduduk diujung ranjang, sementara Keysha berdiri tepat dihadapannya. Wajah cantiknya menunjukkan kalo dia masih diliputi gejolak hasrat birahi gara-gara dia ngintip Manda sedang berasyik masyuk sama cowoknya, ditambah dengan rabaan Bre tadi.


#######


Nafsu cowok yang akrab dengan Bik Sumi itu mulai terbangun dengan suasana romantis yang sudah tercipta. Bre menatap wajah cantik Keysha, tangannya mulai terulur menjamah dan mengusap pinggang ramping yang berlekuk dari tubuh seksi yang sedang berdiri dihadapannya.

Mulailah dilepas dan diturunkannya perlahan tali gaun panjang terusan Keysha, sehingga Bre bisa langsung melihat dan mendapati bongkahan sepasang payudara mengkel yang tadi sempat dinikmatinya, walau sebentar.


“Benar-benar indah. Uughh.. Kenyal dan begitu kencang. Sangat menggairahkan.. Muluusss banget..” gumam Brian polos dengan pandangan mata yang nanar ketika keindahan payudara Sang kekasih terpampang dengan jelas dihadapannya.

“Semua keindahan yang tersaji sekarang adalah milik my Cupid. So, enjoy it..” ucap Keysha bangga ketika dilihatnya cowok ganteng itu masih memandang kagum terhadap sepasang buah payudara miliknya yang memang benar-benar memikat.


Brian Kusuma Wardhana, cowok idola kampus yang sekarang telah menjadi kekasih Keysha itu mulai menjilati kedua daging buah dada Keysha dengan perlahan. Disusurinya inci demi inci kelembutan setiap kulit pembungkus payudara itu.

“Oouughhh!!” Keysha melenguh mulai merasakan nikmat.


Dielusnya rambut dreadlock Bre yang dikucir rapi, sementara itu bibir Bre tetap asyik mengelomoh dan menguas keseluruh permukaan payudara Keysha.

Sesekali digigit-gigitnya, sehingga menciptakan warna merah di kulit dada Keysha yang putih mulus itu. Tiba-tiba saja, Jilatan Bre yang tadinya begitu lembut dan halus berubah menjadi seperti cubitan nakal dengan menangkupkan kedua bibirnya,kemudian dikatup-katupkan erat di kedua puting mungil berwarna merah muda segar, yang menandakan kalo sepasang puting imut punya Keysha itu belum pernah ada yang menjamahnya.


Keysha berkelojotan dan meliukkan tubuh seksinya ketika merasakan serangan bibir Bre.

“Beib, enn.nyakk. Gelii.ii.. mmpphhfff!!” rengek manja Keysha terhadap sentuhan lidah Bre yang nakal dan tak mengenal sopan santun dan tata krama.


“Kamu bener-bener cantik, sayang. Sangat menggairahkan..” ujar Bre lirih sambil menikmati ekspresi Keysha yang sudah mulai terombang-ambing rasa nikmat.

#######


Keysha Luna Djatmiko sudah berdiri di hadapan Bre dengan pose seksi hanya dengan bercelana dalam tipis. Gaun panjang terusannya sudah tanggal dan merosot kebawah. Tak berlama-lama, dengan wajah yang menggoda birahi Brian, gadis cantik itu segera memelorotkan celana dalamnya sendiri dengan sedikit meliukkan pinggulnya tepat didepan kekasihnya itu.

Erotis dan terasa begitu sensual ketika Keysha melakukan setiap gerakan demi lolosnya celana dalam dari kemaluannya. Sekarang Keysha sudah telanjang bulat bagai bayi yang baru lahir. Gilaa!! Tubuh yang benar-benar sempurna dimata elang Bre.


Disaat Bre masih menikmati pesona tubuh indahnya yang sudah bugil total siap santap, Keysha mulai menyerang dengan membuka dan melepas T-shirt yang dikenakan Bre, yang bergambar wajah Slash dengan rambut keriwilnya.

Uughhh.. Tubuh yang tegap dan atletis. Dengan susunan tulang rahang yang kokoh, pundak yang tegap, dada yang bidang, diikuti dengan perut yang sixpack karena melahap 100 sit up disetiap pagi dan sore.


Keysha mulai dengan menyusurkan bibir tipis dan lidah lancipnya untuk mencumbu Bre. Leher, pundak, dan dada terkena lumat sehingga meninggalkan jejak basah. Cowok dengan postur tinggi itu pun menggialkan tubuhnya menahan geli.

“Ssshhhh!!! Uummphhh!” desah Bre kegelian.


Semua serangan lidah Keysha bermuara di puting Bre. Dikulum dan disedotnya puting cokelat terang itu dengan perlahan. Mata indah Keysha terpejam ketika lidah lancipnya mengulik-ulik puting Bre.

Keysha bener-bener meresapi dalam menikmati tubuh Bre. Mencumbu dan terus mencumbu dengan rangkaian nafsu yang semakin naik.


Brian Kusuma Wardhana pun tak kuasa untuk tidak menggelinjang ketika mendapati perlakuan Keysha yang lembut tapi dirasa begitu erotis terhadap setiap bagian tubuhnya.

Keysha mendudukkan tubuh telanjangnya yang beraroma wangi itu diatas pangkuan Bre, saling berhadapan dan merangkulkan kedua tangan mulusnya melingkar dileher Bre. Saling bertatap mata. Ada cinta disitu, dan ada pula nafsu didalamnya.


Jika dilihat posisi mereka berdua dari samping, maka akan terlihat buah payudara Keysha yang sintal berkulit putih nan lembut itu, menggelantung kencang tanpa kendor sedikit pun oleh gaya gravitasi bumi.

Seandainya mampu, bumi pun enggan menarik sepasang buah payudara kebanggaan Keysha. Ooh Shitt!! Pemandangan yang sangat menggugah nafsu syahwat bagi siapa saja yang melihatnya. Sangat sensual..


#######


Tungkai batang kaki jenjang Keysha juga melingkar mesra dipinggang Bre. Bre mendengus, siap untuk meledakkan api gairah yang mulai menggelegak dari dalam tubuhnya.


Lidah nakal Brian dengan cepat melakukan serangan gerilya yang mematikan. Menguas, dan melumat habis leher jenjang yang mulus itu. Keysha mendongakkan kepalanya keatas dengan mata terpejam, sehingga memberikan keleluasaan lebih bagi Bre untuk meng-explore sumber kenikmatan yang tersembunyi dibalik leher berkulit putih itu.

“Aaakhhh Beib!! Ter.teruu..uusshhh!! Uuughh!!”


Setelah puas menarikan lidahnya disekitar leher, Bre pun dengan perlahan mulai menjamah pundak putih dan dada Keysha. Mengecup, menjilat, dan menyedot-nyedot dengan penuh perasaan.

Ooughh!!.. Mmpphhff!! Nikmaa.aattt Beibb!.. nik.nikmaatt bang..hhettsshhh!!” desah Keysha semakin menjadi-jadi.


Dengan refleks, Keysha pun terlihat mulai menggosok-gosokkan selangkangannya yang terlihat berkulit lebih putih dari bagian kulit tubuh yang lainnya, dipangkuan Bre. Meng-goyangkannya dengan gerakan sensual.

Lipatan bibir meki nya pun tak ayal bergesekan dengan batang perkasa kelakian Bre yang sudah terlihat keras menantang. Goyangan dan liukan tubuh telanjang Keysha diatas pangkuan Bre sungguh erotis dan nakal.


Apalagi ketika kedua tangannya diarahkan keatas kepalanya sendiri dengan punggung telapak tangan saling menempel. Wuiihh!!.. Ngonakin bangeetsshhh!!!

“Beiibb, Keysha pengeeenn..” ucap manja Keysha dengan erangan nikmat.


Tanpa menurunkan tubuh telanjang Keysha dari pangkuannya, Bre berdiri, menggendong dan meletakkan Keysha diatas ranjang. Dengan menggerakan tangannya dengan cepat, cowok rupawan itu langsung melepas dan memelorotkan celana panjang kemudian celana dalam yang dipakainya.

“WooW!!” pekik Keysha kaget dan terpana lalu terdiam.


Kontienya sudah terhunus berdiri tegak dan telah siap mencari sarungnya. Kekar, panjang, dan dikelilingi tonjolan otot-otot. Sangat gagah. Batang Kontie yang sudah pernah meng-eksekusi meki perawan Ibu Carissa itu mengacung menodong wajah cantik Keysha.

Alam bawah sadar Keysha segera memerintahkan dirinya untuk segera beraksi terhadap batang kontie yang sedang menodongnya minta upeti.


Tangan halus berjemari lentik Keysha segera mengusap, dan mengelus lonjoran batang yang penuh dengan kenikmatan yang masih tersembunyi itu. Ditariknya tubuh tegap yang berdiri didepannya itu untuk lebih mendekat, dan Keysha pun mulai memainkan batang kontie berotot di bibir tipisnya.

Disapu-sapukannya perlahan seakan sedang memakai lipstik. Tarian lidah lancipnya mulai beraksi diantara celah kecil ujung kepala kontie Bre. Mengulik-uliknya keatas dan kebawah, memanjakannya dengan sentuhan lembut yang hangat.


Keysha juga menelusuri setiap lekukan profil helm kontie dengan ujung lidahnya yang basah. Dijilatnya memanjang, untuk membasahi sekujur batang kontie berurat itu. Dan pada akhirnya, tonggak kejantanan Bre tersebut secara perlahan namun pasti mulai terbenam kedalam mulut berbibir seksi punya Keysha.

“Aaagghhhh.. Nikmaattt, Shaa. Ter..terusshhh!! bel.lajaar d.dari mannaa..aahhh!!”


Batang kontie itu dijilat telak dan kemudian Keysha pun masukkan kedalam mulutnya lagi lebih dalam, dan langsung dikulum-kulum penuh nafsu. Pilinan lidah merah basahnya juga sangat memabukkan Bre. Sangatlah nikmat.

Keysha menatap wajah kekasihnya yang sedang dilanda kenikmatan sebentar. Dia tersenyum manis.


“From moviee..” jawabnya singkat.

Dan kemudian gadis cantik itu mulai mencoba menelan batang kontie berotot itu semakin dalam dan bertambah dalam sampai mentok dipangkal tenggorokannya.


#######


WaoW!! Percobaan deepthroat sedang diperagakan oleh Keysha. Sesekali lidah lancipnya terlihat terjulur membalur pangkal batang kontie Bre yang sedang kena deepthroat dalam mulut mungil Keysha. Terlihat bibir Keysha menganga lebar ketika tersumpal batang kontie aktivis kampus itu.

“Sshhh!!! Uummphhfff!! Sshhh!!!”


Bre semakin mendesah merasakan service oral yang begitu membuai, yang sedang didemonstrasikan oleh cewek cantik itu. Bre dengan lembut mengusap rambut sunsilk Keysha.

Lonjoran kontie itu terlihat keluar masuk, keluar masuk dan mendekam beberapa saat didalam kehangatan mulut Keysha, sebelum dikeluarkannya lagi. Hmm.. Terlihat semakin basah mengkilat saja batang kontie itu oleh air liurnya.


Seakan total dalam memberikan kenikmatan pada Bre, Keysha pun tak luput untuk menguaskan lidah dan mengulum buah zakar Bre. Dia menjilat halus, menghisap perlahan, dan dengan tangan lembutnya yang terus-terusan mengocok kontie Bre dengan cepat.

“Ouughhh!.. enak bang.ngettt, Shaa..” lenguh Bre seraya memejamkan mata.


Dimasukkannya lagi kontie itu ke dalam mulut berbibir tipis Keysha. Hanya separohnya. Keysha mengulum, menjilat seperti sedang menikmati es krim dan separohnya lagi dari batang kontie berurat itu dikocok dan diurutnya lembut.

“Shaa, gantian yaah..” bisik Bre karena ga mau jebol duluan sebelum menikmati meki Keysha.


Dibaringkannya tubuh telanjang bulat Keysha, dan Bre segera naik keatasnya dengan bertelekan di kedua lututnya.

“Beeiibb! Ouughhh!.. Ssshhh!” desah Keysha saat kekasihnya mencium dan mencumbu leher panjang berkulit putih mulus dengan penuh nafsu.


Harum tubuhnya semakin membangkitkan birahi Bre yang sudah sangat siap meledak.

“Keyshaa sayang, guee.. Nnggg.. gu.gue mulai yaah..” ujar Bre grogi sambil menatap Keysha penuh arti dan Bre pun kembali melanjutkan cumbuan dengan mesra.


Bibir tipis Keysha yang berlipstik merah muda itu kini menjadi sasaran target untuk disantapnya. Dikulum dengan penuh gairah. Lidah Bre pun tak tinggal diam. Berkelana, menjajah, dan menjarah setiap kenikmatan disemua sudut mulut dan bibir Keysha.

Kedua lidah mereka saling beradu, sehingga menimbulkan suara kecipak yang sangat harmonis. Hembusan napas mereka semakin menderu, dengusan birahi sudah memenuhi kamar.


Puas dengan ciuman di bibir, lidah Bre bergerak diam-diam, menyusuri dan mulai mencium, mencumbu juga menguaskan lidah seakan menggambar di leher jenjang Keysha. Setelah dirasa cukup, lidah Bre segera beranjak ke dada.

Dihisapnya buah dada sekel berkulit putih lembut yang sebelah kiri, sementara itu jari-jari tangannya yang nakal terlihat sibuk memelintir dan memilin puting merah muda Keysha yang sebelah kanan.


Oouughhh.. Semuanya itu membuat Keysha berkelojotan menahan sensasi yang terus mendera tubuhnya. Ketika lidah Bre berpindah ke payudara sebelah kanan, tangannya pun dengan berani mulai menjulur ke bagian bawah dari tubuh sintal Keysha.

Keysha yang sudah dimabuk rasa nikmat pun dengan senang hati membuka kedua tungkai kaki jenjangnya lebih lebar lagi, dan mengharap kearah sana lah jemari Bre akan bermuara.


#######


Perut rata dan puser bersih Keysha dirabanya, diusap dengan gerakan memutar beberapa saat sebelum merayap lagi kearah lebih bawah. Bulu-bulu lembut yang halus dan tipis di atas belahan meki itu , diusap-usapnya searah jarum jam sambil ditekan.

“Terr..rrusshhh!! Beibb.. Aaakhh!” desah Keysha lirih.


Bre mengangkat dagu bagai lebah bergantung itu, ditatapnya wajah jelita Keysha yang seakan memohon untuk segera diberi secawan nikmat.

Diciumnya Keysha sekali lagi dengan ciuman penuh gairah yang menggelegak. Kemudian, Bre bergerak dengan merayapkan bibir juga lidahnya dengan pelan, mencumbu setiap hamparan kulit mulus tanpa cela yang dilewatinya dan semakin menuju kebawah, kearah selangkangan Keysha.


Bre merundukkan tubuhnya untuk membuka kedua tungkai kaki langsing itu, dan dengan segera mulai merabakan jarinya diatas sebuah gundukan yang terbelah menjadi dua bagian dan tampak masih begitu sempit seakan hanya membentuk sebuah garis.

Gundukan meki itu lipatan celahnya mulai lembab, sedikit lengket oleh cairan rangsang yang sudah mulai keluar sebagai tanda bahwa meki itu sudah siap di eM eL in oleh batang kontie Brian Kusuma Wardhana.


“PLEEPPHHH..”

Dibukanya lipatan bibir meki Keysha yang tampak masih segaris itu. WaoW!! Rongga didalamnya terlihat segar dengan warna merah muda. Bergerinjal dan sudah mengedut seakan siap menggigit apa saja yang akan memasukinya.


“Aaaghhh!! Mmpphfff!!” erang Keysha tertahan, ketika lidah nakal Bre sudah menjilat meki dan clitoris mungil untuk beberapa saat.

Sekarang, jarinya ikut berdansa menarikan tarian erotis diatas meki berambut tipis lagi halus. Bre meraba, mengusap lembut, hingga mencoba memasukkan jarinya di liang meki sempit itu perlahan. Begitu sempit yang dirasakan Bre ketika mencoba untuk mengeluar masukkan jarinya seruas buku jari telunjuk.


“Oouugghh!.. Mmphh!!”

Gerakan jari telunjuk Bre membuat Keysha merasakan sensasi luar biasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


Kini, lidahnya Bre gantian yang bergerak liar. Menjilat serta menguas dari atas ke bawah tepat di celah bibir meki Keysha. Menggigitnya kecil, menarik bibir meki, dan berusaha untuk mencoba memasukkan batang lidahnya ke dalam liang meki Keysha.

“Gilaa!!.. Beibb!!.. Uughh! Yee..eeeshhh!!..”


Rambut dreadlock punya Bre pun diacak-acaknya.

Pekik jerit Keysha semakin membuat Bre bertambah liar. Diangkatnya satu paha mulus yang padat berisi itu dengan sebelah tangan, agar supaya celah bibir meki Keysha menjadi lebih terbuka.


Jilatan dan cumbuan Bre semakin liar, dengan berpindah ke kedua sisi paha Keysha, kemudian kembali lagi ke meki dan kadang juga menyelinap ke lubang pantat.

Ooghhh.. Benar-benar tak terkira rasanya. Geli dan Nikmaat. Gerakan jari Bre yang mengusap-usap clitoris dan bibir meki Keysha semakin cepat. Kemaluan Keysha pun semakin basah dan becek sehingga suara berkecipak pun tak bisa dihindari.


Bre menambahkan kecepatan usapan jarinya yang bermain liar di celah meki Keysha. Dan dapat ditebak, gelinjang tubuh bugil Keysha yang sudah tampak berpeluh semakin menjadi-jadi, diiringi desahan napas yang menderu dan jeritan birahi. Dengan cepat jari Bre yang mengusap meki berhenti dan langsung digantikan oleh lidahnya.

“Beibb!!.. Aakhhh!!.. Bbeiib!!.. Uummphh!..” jerit Keysha penuh nikmat dengan menggigit bibir tipisnya sendiri.


Jilatan cowok ganteng penggemar Thrash Metal itu berhenti sejenak, ditatapnya wajah cantik Keysha yang sudah memerah menahan ledakan dari arah bawah. Bre mulai menjilat lagi clitoris mungil Keysha yang sudah mengeras.

Dihisap, dijilat, dan ditarik perlahan kemudian disedotnya dengan keras. Berulang kali dan berkali-kali. Variasi serangan dari Bre semakin membuat Keysha belingsatan.


“Bbeeibb!!.. Keysha..aahhh!! ga ta,tahann!! Ouughh! Sshhh!!”

Tapi lumatan bibir dan lidah Bre terhadap meki peret Keysha semakin kencang kemudian malah berhenti. Bre memang sengaja mempermainkan gairah Keysha sehingga Keysha akan semakin bertambah hot nantinya.


Bre, Sang DonJuan sekarang mendaki tubuh seksi Keysha sembari mencium, dan melatakan lidahnya ke sekujur tubuh molek yang sudah pasrah untuk di eM eL in itu. Jemari tangannya mulai mengusap bibir meki lagi dengan diselingi mengurut clitoris.

Keysha pun kembali menggelepar bagai ikan yang keluar dari air, menikmati betapa lihainya permainan jari Bre. Jilatan yang dilakukan pejantan ganteng itu telah sampai di kedua bongkah susu putih yang begitu membusung milik Keysha, dan langsung melumatnya tanpa ampun.


Dengus napas Bre yang hangat menerpa kulit halus payudara Keysha, membuat birahi cewek cantik itu semakin tinggi. Karena semakin cepat jari itu bergerak mengusap dan mengurut clitoris, maka Keysha pun tak tahan lagi..

“Key..Keyshhhaaa.. Keluaa..arrrgghhh!!!!.. Sshhhh!!”


Bersamaan dengan ledakan gunung birahi nya, tubuh telanjang bulat yang berpeluh dan tampak begitu sensual mulai menggelinjang dan berkelojotan keras menghentak. Tak ayal, tungkai kaki Keysha yang panjang dan padat berisi pun ikut menyentak-nyentak, ketika cairan orgasme terasa mengalir keluar dari liang meki peret kebanggaannya.

“Oouughh, Beibbhhh!!.. Aakkhhh!!.. Nikhh.nikmattshh!!”


Keysha Luna Djatmiko terlena dengan hantaman orgasme yang meluluh-lantakkan tubuhnya. Dia tersenyum penuh kepuasaan. Sorot matanya yang redup mengiringi seulas senyum manis dibibir tipisnya kearah Bre.

“Suit-suit!! Meki kekasih hati basah banget, euy!! Hehehee..” goda Bre sambil tergelak.


#######


Keysha tersenyum melihat tingkah Bre. Dan dia merasakan kalo jari pemuda ganteng Sang kekasih itu masih betah berada diseputaran selangkangan dan meki. Bergerak-gerak sehingga menimbulkan bunyi berkecipak.

“Kamu siih Beib, nakal..ii.iiihhh!!” ucap Keysha manja kemudian mencium bibir Bre.


“Gue bersihin yaa, Shaa..” bilang Bre singkat.

Dikecupnya kening Keysha dengan lembut sebelum bergerak perlahan kearah selangkangan yang putih bersih. Kedua tungkai batang kaki jenjang Keysha direntangkanya lebar. Tiba-tiba, dielus dan dipilinnya nya ujung clitoris yang masih tampak membangkak merah itu.


“Aauuww!!”

Keysha terlonjak kaget, dan tidak menyangka dia akan mendapat serangan kejut yang terasa bermuatan arus listrik.


“Iiii..iihhh nakal bangeet siih!!” ujar Keysha seraya memelototkan kata beningnya galak kearah Bre yang malah senyam-senyum ga jelas.

“Brian, nakal!!”


Wajah ganteng Bre maju mendekat kearah meki berbulu halus. Bibir meki Keysha semakin memerah setelah dikucek-kucek jari tangan Bre yang nakal. Meki yang tampak basah oleh cairan nikmat itu mulai dijilatnya perlahan dan penuh perasaan.

“Ouughhh!!.. Beibb.. Ge.gelii..” kata Keysha dengan tubuh bergetar.


“Aaaghhh!!.. Feel so good.” tambahnya.

Dijilatnya dari ujung bawah lipatan meki keatas menuju clitoris, begitu berulang kali. Sesekali, lubang pantat yang berbulu halus pun dijilatnya, dan lidah Bre juga berusaha untuk nyelip masuk. Ooughh.. Menggelitik birahi Keysha yang baru saja terpuaskan.


“Auuwhhh..” desah Keysha tertahan.

“Gimana Sha?? Enaakk??.. Hmm..??” tanya Bre mengintip dari balik selangkangan Keysha yang putih dan tampak licin oleh peluh.


“Iyaah, Beibb. Enak banget..”

“Masak seh?? Ngg.. Kalo sama yang ini?” tanya Bre sambil berlutut dan memainkan batang kontie berototnya yang masih tetap berdiri tegak itu. Tiba-tiba, tonggak kejantanan Bre dipukul-pukulkannya perlahan kearah meki Keysha. Seperti penabuh bedug masj*d. Dung.. Duung.. Duuung...


“Auwh.. Auwhh!!.. Nakal banget deeh, ii.iiih, Beiibb!!” rengek Keysha manja diikuti tarikan nafas birahi yang mulai keluar lagi.

Bre terlihat asyiik memukul-mukulkan perlahan batang kontienya tepat di belahan meki Keysha. Di gosok-gosokkannya kepala kontie itu Keatas dan kebawah, seperti pada saat lidahnya mengoral tadi. Kadang digerakkannya seperti akan menyusup masuk kedalam celah meki, dan itu membuat Keysha menahan nafas keenakan dan nafas kebimbangan.


“Beiib, kamu bener-bener sayang kan sama Keysha? Ga akan pernah berubah kan?”

“Kenapa, Sha?” Tanya Bre halus dan dia mengulang lagi perbuatannya tadi.


Meki Keysha sudah basah kembali dan begitu menginginkan batang berotot yang bermain-main nakal di depan pintu surga dunia milik Keysha.

“Ga akan berubah kan setelah ini?? Ga akan ninggalin Keysha kan? Kaya si Uj.........”


“Udah-udah, Sha. Jangan diterusin ucapan lu. Gue tetep sayang dan akan selalu membikin lu seneng, bukannya malah ngebikin lu menderita, oke?!”

“Bener?? Janji? Sumpahh?? Tanya Keysha memastikan lagi.


“Iya Keysha sayang. Bre berjanji dan bersumpah akan selalu berusaha membikin Keysha bahagia kapan pun dan dimanapun.” kata Bre tulus dan bersungguh-sungguh dengan gaya bahasa yang sedikit formal.

Keysha tersenyum manis setelah mendengar ucapan Bre. Sorot mata Bre pun mengatakan bahwa apa yang sudah dikatakan itu adalah benar.


“Maksih Beibb. Sekarang just do it. I really wanna it. But you must be gantle and slowly. I never do it before. See my point, My Guardian??”

“Of course, My Little Angel.” jawab bre singkat.


Gilaa jaack!!!! Duren ketigaa gue dapet. Shit!!!


#######


“Keysha kepingin banget, Beib. Hehee..” ucap cewek anggun yang sekarang tampak hot dan begitu menggairahkan itu dengan malu. Pipinya pun langsung merona merah. Malu..

Wajah cantik Keysha terlihat sudah dipenuhi dengan napsu angkara birahi yang membara.


“Hehe.. Tambah cantik aja neeh kalo lagi kepingin gitu, Keysha sayang.”

Keysha menjulurkan lidah merah yang basah. Bre pun beranjak mendekati wajah jelita kekasihnya, dan menindih tubuh bugil sempurna itu. Otomatis, batang kontie Bre yang besar terasa mengelus-elus dan bergerak-gerak seperti pegas diatas perut rata berkulit putih mulus tanpa cela itu.


Lidah lancip Keysha yang terjulur keluar segera disambarnya dengan kuluman yang dalam dan panas. Hmm.. Hot deep kiss.

Diikuti dengan gumam penuh nafsu yang membuat Keysha semakin lapar meminginkan batang kontienya Bre. Akhirnya dilepas dulu ciuman sepasang kekasih itu, dan Bre mulai mengarahkan kontienya ke celah lipatan bibir meki Keysha yang tampak berkedut-kedut.


Karena sudah sangat basah dan licin, lonjoran kontie mulai masuk tapi teteplah sulit. Selalu terpeleset ketika ditekan. Berulang ulang gagal. Keysha pun berinisiatif dengan memegangi batang kontie Bre. Mengepaskannya dan mendorong pantat Bre untuk menusuknya.

“Sleep..”


“Auuhhh!” pekik Keysha ketika ujung kontie itu mulai menerobos masuk.

“Sleephh!”


“Sa. Sakiitt, Beibb.. Ennghhh!!” Keysha merintih kesakitan dalam proses penetrasi itu.

Daan...


“Sleephh!.. Sleeepphhh!!.. Thasshh!!” Akhirnya masuklah kontie Bre seutuhnya setelah tarik-dorong beberapa kali.


“AAARRGGHHHH!!!!”


Berdua mereka berteriak keras. Yang satu karena merasakan perih yang sangat karena robeknya selaput dara mahkota kehormatan lambang kesucian yang di berikan Tuhan kepada setiap makhlukNya yang berjenis kelamin perempuan.

Sedang yang satunya merasakan nikmat yang sangat luar biasa, ketika batang kontie yang berurat itu dicengkeram sangat erat oleh bibir meki Keysha yang begitu peret. Nikmat karena berhasil menggondol perawan Keysha.


Mereka mendesah, dan merasakan nikmat yang sama-sama ditunggu. Kontie penuh otot menonjol itu bergerak masuk perlahan, menyeruak dan menyibak liang basah penuh lendir kenikmatan dan tetesan darah perawan Keysha.

Dibiarkannya kontie kekar itu beberapa saat tenggelam didalam kehangatan meki yang baru aja di perawaninya. Merasakan berjuta kenikmatan dari kunyahan otot-otot meki Keysha. Batang kontie itu seakan macet tidak bisa bergerak karena begitu sempitnya meki perawan Keysha.


Kemudian Bre mulai menggerakkan pantatnya, membuat gerakan memutar. Kontienya berputar, menyentuh seluruh rongga meki Keysha yang bergerinjal lembut. Nikmatnyaa..

Mereka mendesah kompak bersamaan. Keysha pun mulai mengimbangi gerakan Bre, dengan ikut memutar pinggul bahenol dan pantat bulatnya yang padat. Kini, mereka pun saling memberikan sensasi kenikmatan satu sama lain. Take and give..


“Aaagghh, Beibb!!”

“Mmmphhhfffff!!!!”


Kontie kekar itu bergerak keluar masuk. Gerakannya yang seperti piston menumbuk head cylinder, begitu santai tidak terburu-buru, seakan bener-bener ingin menikmati malam panjang ini ditemani meki perawan yang begitu peret.

Keysha langsung mengeluarkan jurus mematikan dengan menggerakkan otot-otot meki, Keysha begitu ingin mengurut dan meremas kontie kekasihnya yang barusan membelah duren miliknya.


Tangan Bre mulai nakal. Jemari itu mulai merayap dan berusaha mencari gundukan daging putih payudara Keysha yang semakin membusung dan mengeras.

Diremas, dan diurutnya sepasang buah dada beserta kedua puting imut merah muda milik Keysha. Semua itu membuat cewek cantik yang sedang mendayung sampan birahi mengeluarkan erangan-erangan erotis.


Bre menekuk kedua tungkai kaki jenjang Keysha, kemudian ditahan dengan kedua tangannya. Cepat-cepat diambilnya sebuah bantal untuk mengganjal bongkahan pantat bulat yang padat berisi punya Keysha, sehingga mekinya semakin terangkat.

Dengan begitu, batang kontie Bre yang sedang terbenam dan tercelup dalam meki akan semakin menyeruak semakin dalam. Dipompanya meki perawan yang begitu legit itu dengan cepat.


“Sleephh!.. Slephhh!!.. Sleepphhhh!!!”

Karena begitu sempitnya meki Keysha, maka ketika Bre menarik batang kontie nya, bibir meki Keysha yang sedang dicelup itu ikut tertarik keluar. Demikian juga ketika Bre menusuk, maka bibir meki itu pun ikut terbenam. Ouughh..Sangat nikmat sekali apa yang dirasakan Brian.


“Ouugghhh yee.eesshhh!!!.. Nngghhh!.. Mmmpphhhff!!!” suara Keysha ikut bergetar seiring sensasi yang ia rasakan.

“Gimm..mana Key? Suu.sukaa?? Kerraa.asshhh gaa?”


“Suka bahh.ngeettt.. sshhhh, Beibbhh!!!”

Bre terus mengocok dan menusukkan batang kontie nya. Dengan lembut tapi kadang dengan irama yang cepat dan menghentak.


“Shaa.aaa, ouughhh!!.. Gan.gantian sayanggg.. yaa.angg diatas..” ucap Bre tersengal-sengal.

Mereka berganti posisi. Keysha membiarkan Bre berbaring dan menelentangkan tubuh tegap telanjangnya diatas ranjang. Keysha mencium mesra bibir Bre.


#######


Kemudian, dengan senyum menggoda dan tatap mata penuh birahi, Keysha membimbing dan mengarahkan kontie kekar berotot itu ke meki nya, dan mendorong pinggul juga pantat buletnya kebawah dengan perlahan.

“Ouugghhhh!!!”


Bre dan Keysha mendesah, melenguh bersamaan ketika meki peret berbulu tipis itu melahap rakus batang kekar kontie Bre sedikit demi sedikit, dan pada akhirnya lonjoran kontie itu terbenam, tercelup, dan tertelan mentah-mentah dan seutuhnya, didalam rongga meki Keysha yang begitu sempit dan hangat.

Keysha terdiam sesaat , merasakan batang kontie Bre yang melesak jauh begitu dalam di mekinya. Setelah cukup untuk penyesuaian antara besaran batang kontie dan celah liang meki, Keysha mulai bergoyang pinggul.


Memutar dan menguleg-ulegkan pantat bulet dan pinggulnya dengan cepat searah jarum jam, kadang berbalik arah berlawanan dengan jarum jam. Meki peret Keysha berusaha menyedot dan menghisap kuat kontie Bre yang menyumpal liang mekinya.

Sekarang, Keysha mengangkat tubuh telanjang nya tanpa menghentikan gerakan menggoyang kontie, kemudian turun perlahan menduduki kontie berurat itu sampai pangkalnya.


Dilakukanya gerakan erotis seperti itu berulang-ulang tanpa mengenal rasa lelah seraya menatap wajah ganteng Bre yang merem melek dikeremangan kamar. Wajah yang keenakan dengan gerakan meki Keysha yang terus-terusan memuntir lonjoran kontie Bre.

“Aaaghh!!!.. Uummphhff!!.. Feelshhh.. Good, Shaaa.. Uuugghh!!”


“Mmmphhh!!!..”

Terlihat Keysha dan Bre sangat menikmati permainan yang menghanyutkan, yang sedang mereka perankan. Tubuh seksi Keysha yang berkulit putih bak porcelin cina itu terus bergoyang diatas selangkangan Bre. Batang kontienya tetap memaku jauh didalam meki Keysha yang masih saja peret dan menjepit erat.


Keysha mengangkat kedua tangannya keatas dan menghentak-hentakkan pinggul ber-pantat bulet secara liar diiringi dengan desahannya. Kepalanya terdongak keatas dengan mata terpejam.

Kibasan rambutnya kekanan kiri membuat Bre yang berada dibawah penindasan tubuh Keysha pun Cuma bisa mengerang-erang sambil meremaskan telapak tangannya ke-sepasang buah payudara Keysha yang terlonjak-lonjak.Peluh wangi Keysha bercucuran membuat tubuh sintalnya mengkilat dan tampak licin.


“Ssshaa..aa!!”

Mendengar Sang kekasih merengek, Keysha pun menambah kecepatan goyang erotisnya. Memutarkan pinggul dan pantat lebih cepat lagi. Menguleg-uleg tiada henti.. Gerakan Keysha berubah naik-turun keluar masuk menunggangi lonjoran kontie Bre dengan segenap nafsu.


“Aauugghhh!!.. Shaa!.. Nikkhhmattsshhh!!!”

Brian mengerang keenakan. Kedua tangan Keysha bertumpu pada dada bidang Bre, mekinya semakin erat mencengkeram batang kontie yang mulai megap-megap. Keysha merasakan kalo hantaman badai orgasme akan segera menghancurkannya lagi.


“Beibb.. Ouughhh yee.eeeshhh!!.. Key..Keyshaa.aaghhh, mmaaa.. mauuughhh dapettshhh!!!”

“Tah.tahann, Sshaaa! Barr.rengg.. Dikitt laahh.ggiiihhh!!”


Bre beranjak duduk tanpa melepaskan tautan kontie yang masih tersarungi meki legit Keysha. Tampak Bre berusaha bangun dengan menggendong tubuh perawan Keysha yang wangi itu dan diletakkannya dimeja rias kamarnya. Kedua tungkai kaki jenjang Keysha terkuak. Bongkahan pantatnya duduk dipinggiran meja rias. Tanpa ampun Bre pun langsung memompa meki Keysha dengan hentakan cepat..

“Jreebhh!.. Jreebhhh!!.. Jreebhh!!!”


5menit berlalu dengan posisi Keysha duduk diatas meja rias. Keysha lalu mengisyaratkan Bre untuk berhenti mengocokkanbatang kontie kedalam meki nya. Kemudian, Keysha turun dari meja rias dan segera menunggingkan pantat bulat dengan kulit putih mulus itu dihadapan Bre.

Kedua tangannya bertopang diatas meja. Hmm... Keysha mengajak untuk ber-doggy style. Dilihatnya cermin yang ada didepannya. Bayang tubuh bugilnya yang sedang di eM eL in kekasih terlihat terlonjak-lonjok dalam pantulan cermin rias. Ouughh!! Sangat seksi menggairahkan. Tubuh mereka berdua bersimpah peluh.


Bre terus menusukkan kontienya, memompanya keluar-masuk dengat cepat. Bunyi kecipak basah cairan lendir nikmat dari kontie dan meki saling bersahut-sahutan ditambah suara benturan pantat bulet berisi Keysha dengan pangkal kontie Bre menambah suasana mesum dikamar itu.

Dengusan, lenguhan, dan erangan nafas mereka berdua semakin memacu gairah. Brian semakin mempercepat gerakan mengocok, menusuk, dan mencelupkan batang kontie nya kedalam meki legit Keysha. Sedang Keysha sendiri ikut mendorongkan pantat bulatnya itu kebelakang sewaktu Bre menusuk kedepan. Semakin dalam aja lonjoran kontie Bre membelah meki perawan Keysha.


“Aaagghhhh!!!.. Shhaaa.. Almoosstttthh!!.. Ouughh Sshaaa!!!”

Bre semakin menggenjotkan kontienya dengan keras dan cepat. Memompa, dan menyodok sehingga tubuh seksi seorang keysha pun tersentak-sentak kedepan. Tangan Bre ikut meraba dan merayap keseluruh lekuk tubuh Keysha.


Pantat, payudaranya pun diremas-remas dengan rasa gemas. Puting mungil kemerahan milik Keysha yang terlihat mengacung pun dipilinnya kuat-kuat. Terlihat wajah jelita Keysha semakin memerah dan memerah, badai itu segera datang. Dengan sangat nakal, jemari lentik tangan Keysha ikut bermain mengusap-usap clitorisnya sendiri.

“Bbeibbhh!!.. Ga kuaattsshhhh!!!!.”


Kontie Bre semakin menegang dan membesar didalam liang meki Keysha yang hangat dan bergerinjal. Desahannya menjadi gerungan yang tertahan. Nafas mereka tak beraturan ketika menyongsong badai orgasme..

“Kel..Kellua.aarrrghhh!!!!.. Sshaa.. Aaghhh!!!.. Kelua..aarrghhh!!”


“Aaagghhhhh!!!”

Keysha pun sudah tak sanggup menahan bendungan lahar panas birahi. Keysha mendorongkan pantat buletnya kebelakang bersamaan dengan hentakan batang kontie berotot milik Bre yang menyemburkan cairan hangat sperma yang kental itu berulang-ulang sehingga menggenang dan memenuhi liang meki peret Keysha.


Setelah batang kontienya mengecil, Brian menariknya keluar dan perlahan diurutnya sendiri kemaluan itu untuk menyemprotkan sisa-sisa sperma yang langsung lumer diatas meki. Dengan kedua jemarinya yang lentik, Keysha pun membuka bibir kemaluannya yang tampak berwarna merah muda.

Bre dan Keysha melemas bersamaan. Dengan cepat sebelum terjatuh ke lantai, Bre membawa tubuh bugil Keysha yang baru saja diperawaninya ke tempat tidur.


Aaahh .. Nikmatnya.. Mereka telentang dengan separuh nafas. Tubuh mereka bersimpah peluh. Bre dengan lembut mengusap kening dan pipi Keysha seraya mengecup mesra bibir tipisnya.

“Wonderfull, Shaa. Thanks a lot, My little angel for this night..”

“You’re welcome, My Guardian.”


Mereka berciuman kembali. Sambil berpelukan dan masih tanpa selembar benang pun di tubuh bugil keduanya. Terlelap untuk menjemput impian. Terlelap untuk menunggu sang surya pagi menyapa.


#######


Pagi hari Manda udah nongkrong di hotel dimana Bre menginap dengan membawa seabreg barang bawaan keysha. Dia udah siap mengantar sahabatnya, Keysha bersama cowoknya ke bandara untuk pulang ke kotanya setelah melewatkan beberapa hari untuk liburan di bali.

“Naik apa lu kemari, Nda?” tanya Keysha yang sedang menguaskan eye liner hitam sehingga tampilannya terlihat gothic namun tetep cantik.


“Yaa taksilah say. Kan mobilnya lu bawa semalem..” jawab Manda sambil terus memperhatikan Keysha berdandan.

“Hehee. Iya ding, lupa..”


“Jelas lupa lah kan semalem habis honeymoon-an kan. Hihihiii..” seloroh Manda menggoda.

“Apaan sih lu.” Sahut kekasih Brian itu malu-malu dengan wajah merona merah.


“Aah lagak lu Sha. Hahahaa!!” serang Manda memojokkan Keysha.

“Dah siapkan semua?? Yuuk cabut..” sahut tiba-tiba Bre sambil berjalan dari arah kamar mandi.


“Yuuk..” jawab kedua cewek itu bersamaan.

Dan mereka bertiga pun meluncur kearah bandara Ngurah Rai.



Ngurah Rai, International Airport…..



“Thanks ya, Nda dah mau gue repotin selama gue di bali.” kata Keysha kepada sahabatnya itu.

“Iyaa Manda thanks banget yaah..” imbuh Brian.


“Hehee. Sama-sama, Sha, Bre. Gue ga ngerasa direpotin kok. Lagian gue juga seneng dengan kehadiran kalian disini. Jangan kapaok yaah elu berdua..” sahut Manda seraya tersenyum manis kearah Bre dan keysha.

“Gue ga bakalan kapok dong untuk melihat keindahan bali. Terlebih ketemu sama sahabat gue yang cantik ini. Sekali lagi makasiih yaa, Nda.” ujar keysha seraya memeluk dan bercipika-cipiki dengan Manda.


“Iya-iyaa. Sama-sama.”

“Eh tuh dah siap terbang pesawat lu..” Manda ngasih tahu ketika diumumkan bahwa pesawat akan segera terbang.


“Okee.. Kita berdua cabut dulu. Besok kalu elu main di kota gue, bakalan gue servis deh..” kata keysha.

“Siip lah, say..”


“Daagh Manda.. dadaaagh!!”

“Cabut dulu, Nda..” Bre pun juga berpamitan.


“Hati-hati yaah kalian berdua. Ntar kalo dah nyampe kasih kabar!!” seru Manda.

“Okee!!” jawab sepasang kekasih itu kompak.


Samar-samar terdengar alunan lagu ketika Bre dan Keysha melangkahkan kakinya…



Terima kasih Baliku untuk budaya dan alammu
Terima kasih untuk cantik gadismu
Dan kerasnya arak Balimu…


Saksikan sunset di pantai hilangkan suntukku
Mandi di tepi lautan hapuskan sumpekku
Memandang gadismu menari segarkan mataku
Suasana malam di Kuta Redakan renyah dan marahku


Sejenak lupakan sesakku hadapi egonya
Hidup di kota Jakarta yang penuh aturan
Bicara dan tampil seadanya yang ada larangan
Bergaul sesuka hatiku yang ada bisik dan gosipan …


Terima kasih Bali ku untuk budaya dan alammu
Terima kasih untuk cantik gadismu
Dan kerasnya arak Balimu..


Brian Kusuma Wardhana telah berhasil mendapatkan semua impiannya. Menamatkan bangku perkuliahannya dan memenangkan trofi cintanya Keysha Luna Djatmiko. Perjuangan yang sangat berliku, terjal dan panjang ternyata mampu ditaklukannya. Tak kenal kata menyerah.

Keysha Luna Djatmiko pun telah mendapatkan pengganti cintanya yang telah hilang oleh pengkhianatan dan dia pun mendapatkan kebahagiaan serta keutuhan keluarganya lagi.


Thanks for Everything…


#######


THE END COMPLETED . . . .

Silahkan di kritik, saran, thanks, ataupun es cendol gula jawa . . .


Terima kasih pada semua sahabat semprot atas kerelaannya meluangkan waktu hanya untuk sekedar menunggu update.

Maaf kalo ada salah kata dari clothingk. . .

Sampe jumpa lagi . . .


Hasta La vista, beibehh!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Gimana gan ceritanya? silahkan di komen ;;)

Popular Posts